Dirgahayu Republik Indonesia ke 67 by AnalisisMiliter.com

17 Aug 2012 12:15:17 | by Admin | 5639 views | comments


Dilarang Copy + Paste Artikel
Hari ini adalah hari Special bagi segenap tumpah darah Indonesia. Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 67. Dirgahayu Indonesiaku…


Pagi hari sebelum menyaksikan Siaran Langsung Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Hari Ulang Tahun NKRI ke 67 dari Istana Negara, saya menyaksikan tayangan pengibaran Merah Putih di Mercusuar yang berada di Karang Unarang, Ambalat yang dilakukan oleh beberapa orang. Dengan segala perjuangan dan menantang ombak mereka mendatangi Karang Unarang - Ambalat hanya untuk mengubarkan bendera Merah Putih sebagai bentuk kecintaan mereka kepada negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai wujud dukungan mereka bahwa Ambalat adalah milik Indonesia.



Kebanggaan saya semakin bergelora ketika pengibaran Bendera Sang Merah Putih oleh adik-adik Paskibraka yang terdiri dari Pasukan 45, Pasukan 17 dan Pasukan 8. Pasukan 8 yang bertugas sebagai pengibar Sang Merah Putih membuat saya begitu bangga dan terharu melihat adik-adik Paskibraka. Mega Ayundya Nirwaningtyas dari Jawa tengah yang bertugas menerima Bendera dari Presiden RI begitu anggun dan baik dalam melaksanakan tugasnya. Dan Yang bertugas mengibarkan Bendera adalah Fajrika dari Nangro Aceh Darusallam dan Theo Fiktur Manruaru (CMIIW) dari Papua. Pengibar Bendera yang berasal dari NAD dan Papua yang selama ini diberitakan media seolah-olah bermasalah dengan NKRI, menjadi bukti bahwa NAD dan Papua mendapat tempat yang terbaik dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Selesai Pengibaran Bendera Merah Putih, Fly Pass dari 5 pesawat F-16 dan 5 Sukhoi dari angkatan Udara Indonesia menambah semarak hari kemerdekaan Indonesia. Ingin sekali rasanya saya hadir di Istana Negara dan menyaksikan semua itu Sekedar Ilustrasi..



Selanjutnya, persembahan lagu-lagu daerah yang diawali oleh lagu dari daerah Batak (daerah saya neh). Lagu Sing Sing So yang diiringi oleh music yang begitu mendebarkan hati dan sanubari saya.. Lebih bergelegar lagi ketika Gondang Batak juga terlibat disana. Selain itu, Lagu Manuk Dadali yang begitu ceria menambah rasa bangga sebagai bangsa Indonesia yang kaya akan budaya. Puncaknya adalah Lagu Rasa Sayange yang dahulu katanya pernah “diklaim” sama tetangga. Lagu Rasa Sayange membuat gelora yang begitu dalam di sanubari saya sebagai Bangsa Indonesia.


Satu hari sebelumnya, saya sendiri berulang tahun, karena saya lahir di satu hari sebelum hari kemerdekaan Indonesia. Mungkin itulah menjadi pemicu kenapa saya begiti bangga sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Satu kata yang bisa saya gambarkan, Betapa Bangga dan Bersyukurnya saya kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena memberikan saya kesempatan menjadi bagian dari Bangsa Indonesia. Bangsa yang besar dan Bangsa yang kaya akan keanekaragaman budaya. Bhineka Tunggal Ika, Berbeda Suku, Ras, Agama, Tetapi tetap satu Negara, yaitu Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia.


NKRI Harga Mati, Selamat Ulang Tahun Indonesiaku.


Kata Kunci : HUT RI ke 67| NKRI Harga Mati| Merah Putih Di Ambalat

Sumber : https://analisismiliter.com


Artikel ini menarik bagi Anda? Mari kita berdiskusi dan berbagi informasi terkait artikel ini dengan memberikan komentar di bawah ini. Mungkin saja tulisan yang saya sampaikan masih kurang tepat, sehingga komentar dan perbaikan dari anda dapat memberikan masukan baru sehingga kita semua mendapatkan informasi yang benar-benar akurat. Silahkan komentari artikel ini menggunakan Account Sosial Media anda, namun hindari memberikan komentar yang menghina atau merendahkan pihak manapun.